Ketamakan dan Berkat Allah “Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya” 1 Yohanes 2:15 Kita perlu mengawasi hidup kita terhadap cinta akan kekayaan dan kepentingan duniawi. Semua cinta akan harta benda duniawi, bukanlah suatu dosa. Keindahan kekayaan hanyalah satu tetes dari kasih-Nya dan menyatakan tanda kebaikan-Nya. Semua itu mengobarkan kasih kita kepada-Nya bagaikan tanda kasih seorang sahabat karib. Mengasihi harta benda merupakan kewajiban, bukan dosa. Semua berkat2 duniawi merupakan alat untuk menopang fisik kita, dan memelihara kehidupan dan kesehatan kita, sebagaimana kita memang berhutang untuk melayani Allah di dunia dalam perjalanan kita menuju surga. Kita mengasihi materi sebagai alat bantu jarak jauh bagi keselamatan kita. Kekayaan juga dapat memampukan kita membantu melegakan kebutuhan saudara seiman kita, demikianlah kita dapat menyukai dan bersyukur atas semua materi. Keberdosaan dalam mencintai kekayaan adalah apabila kekayaan dicintai, diingin...
Perenungan Pribadi: "Kesempatan" Kesempatan hidup di bumi ini ada kaitannya dengan umur. Umur manusia itu relatif, ada yang bisa mencapai 100 tahun atau ada yang hanya beberapa detik setelah lahir terus meninggal, sama-sama 'terbatas'. Apa yang dapat dicatat oleh orang lain pada saat kita sudah tidak berdaya di peti mati selama kita menjalani umur kita? Uangkah? Kerjakah?Tahtakah? Atau? Umur terbatas, uang-kerja-wanita-tahta juga terbatas, artinya, bila di sepanjang umur kita yang terbatas itu yang kita cari hal-hal terbatas itu, sia-sia kita ini hidup. Tak ubahnya kita 'menjaring angin', nihil. Lantas? Kalau Tuhan dan pekerjaanNYA yang kita cari, pada saat kita terbujur di peti mati, apa yang dapat dicatat oleh orang lain tentang kita? Tentu 'kemuliaan'NYA. Apakah kita bisa menemukan 'kemuliaan'NYA di perenungan ini, saya tidak tahu? Tapi da...
Perenungan Pribadi: "Ora et labora" Ora et labora adalah terjemahan dari bahasa latin yang artinya 'berdoa dan bekerja', yang mengacu pada praktik monastik peraturan Santo Benediktus di abad pertengahan, yang memandang doa dan kerja sebagai perpaduan yang tak terpisahkan sebagai kebutuhan untuk menyeimbangkan antara doa dan kerja (wikipedia, 20-10-2016 pukul 03.37). Kemarin malam, dalam sebuah PA di blok C teman kami, pak WD mengungkapkan betapa penting dan berkuasanya (powerfull) ora et labora; kalau hanya berdoa tanpa bekerja pasti tak kan ada berkat yang langsung jatuh dari langit. Kalau hanya bekerja tanpa berdoa berkat yg kita terima, seberapapun banyaknya, tak pernah bisa kita nikmati dengan penuh rasa syukur. Orang yang tidak bisa bersyukur itu terlihat saat menerima 'bayaran', yang dilihat bukan berapa rupiah yang dia terima tapi berapa rupiah yang o...
Komentar
Posting Komentar